Skip to main content

Pasca Kampus dan Gaya Hidup

Sudah seharusnya dan sewajarnya pada masa post modern seperti sekarang kita merasakan masamasa pasca pendidikan, pendidikan formal khususnya. Karena pasca bangku sekolah sungguh banyak ladang ilmu yang masih perlu dicangkul, digali sari pati pelajarannya. Ilmuilmu praktis yang bisa langsung dipraktekkan dan seringkali langsung berdampak.

Selain itu, pasca sekolah juga menjadi ladang, bagi merekamereka untuk mencangkul dan menanam harapan, menumbuhkan semangat dan menuai hasilnya, yg tidak hanya sendirian menikmatinya, tapi untuk bersama.

Idealnya begitu.

Tapi setelah menapakinya, tenyata masih hutan belantara, ladang yg ideal belum ditemukan. Ada beberapa kemungkinan, kita terjebak dan tersesat tanpa pernah membuat ladang itu terwujud, atau kita terpaksa menumpang ladang orang, menjadi follower saja. Atau pilihan yg kebanyakan millenial menyukainya adalah menjadi orang yg membuka lahan sendiri. Tapi ini berat kawan. Tapi bukan mustahil.

Banyak sekali semak menyesatkan, lumpur penghakiman, begitu cepat dan kita tidak bisa mengantisipasinya jika tidak siap. Banyak hal yg muncul dan diluar kendali kita. Pernah suatu masa hingga menggigil ketakutan. Bayangan indah kontribusi pecah dan ambyar berbenturan tembok kenyataan. Apa aku masih terlalu rapuh? Mungkin. Aku belum bisa berenang dan nekat memasukinya.

Comments

  1. bahasamu jadi banyak lumpur, lahan, semak, ladang dan hutan dod :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mengemudikan Kendaraan, Menjaga Kesadaran

Mungkin sudah menjadi rutinitas kita dalam berkendara kita memegang kendali kemudinyanya, apalagi di Negara seperti indonesia yang mass transportation baru-baru saja berkembang dan belum menjangkau semua kalangan. Kepemilikan kendaraan pribadi menjadi hal yang lumrah bahkan harus, maka tidak heran dalam satu rumah bisa memiliki 3 kendaraan roda dua, satu untuk kakak ke sekolah, satu untuk ibu ke pasar dan standby di rumah, satu lagi buat ayah ke tempat kerja. Ada hubungan menarik terkait manusia dan kendaraannya yang ingin saya kupas, satu ini adalah terkait antara aspek psikologis dan kendaraan itu sendiri. Menurut Benjamin Bloom dalam bukunya Taxonomy of Educational Objective (1956) disebutkan jika dalam pendidikan atau bisa kita sebut sebagai kemampuan manusia terbagi menjadi 3 bagian utama yaitu kognitif yang berkaitan dengan kecerdasan dan aspek intelektualitas lainnya, afektif yaitu terkait perasaan, minat dan sikap, dan psikomotorik terkait dengan keterampilan gerak. Ketiga asp...

Sekapur Sirih: Diary Kecil

Sekapur Sirih Awalnya aku binggung mau Membuat Cerpen seperti apa, sekian lama aku mencari ide, akhirnya ketemu juga. Ini adalah sebuah pengalaman Pribadi, aku anggap pantas untuk merubahnya kedalam sebuah cerpen. Semoga karangan dari Sebuah kisah nyata ini mampu menjadi bacaan ringan dan mampu memberikan Manfaat. Amin. Tips membaca : 1.        Bayangkan Kamu menjadi Si Pelaku Cerita. 2.        Cari suasana yang nyaman untuk membaca. 3.        Baca dengan seksama tapi tetep nyantai. 4.        Baca “Bismillah” 5.        Mulailah membaca. Penulis.                 DIARY KECIL P erkenalkan nama ku Dodik Dermawan, teman-temanku biasa memangilku Dodik, tapi kalau dirumah aku dipanggil Wawan. Aku Pindahan Dari SDN 1 Purworejo. Ada yang mau ditanyak...

Garuda Indonesia