Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Opini

Pasca Kampus dan Gaya Hidup

Sudah seharusnya dan sewajarnya pada masa post modern seperti sekarang kita merasakan masamasa pasca pendidikan, pendidikan formal khususnya. Karena pasca bangku sekolah sungguh banyak ladang ilmu yang masih perlu dicangkul, digali sari pati pelajarannya. Ilmuilmu praktis yang bisa langsung dipraktekkan dan seringkali langsung berdampak. Selain itu, pasca sekolah juga menjadi ladang, bagi merekamereka untuk mencangkul dan menanam harapan, menumbuhkan semangat dan menuai hasilnya, yg tidak hanya sendirian menikmatinya, tapi untuk bersama. Idealnya begitu. Tapi setelah menapakinya, tenyata masih hutan belantara, ladang yg ideal belum ditemukan. Ada beberapa kemungkinan, kita terjebak dan tersesat tanpa pernah membuat ladang itu terwujud, atau kita terpaksa menumpang ladang orang, menjadi follower saja. Atau pilihan yg kebanyakan millenial menyukainya adalah menjadi orang yg membuka lahan sendiri. Tapi ini berat kawan. Tapi bukan mustahil. Banyak sekali semak menyesatkan, lumpur pengh...

Pa, Pulang

Ramadhan tentu saja menjadi oase ditengah gurun 11 bulan duniawi. Tentu saja, rahmat, taufiq, hidayah, ampunan berlimpah dan di’diskon’ kepada siapa-siapa yang mau. Kalau diskon baju saja pada berebut, kenapa ini tidak. Sungguh sayang tentunya kan?. Bebicara tentang baju diskon, tentu tak lepas dari baju baru, akrab juga dengan ‘pelengkap’ ketika Lebaran, puncak dan perayaan setelah ramadhan penuh perjuangan (paling tidak seharusnya begitu). Hati baru yang telah dipermak selama masa pengeblengan bernama Ramadhan ini di’perkakas’kan berupa kebendaan serba baru, sebutlah baju, sepatu, sandal, sarung, kebaya, setelan seragam sekeluarga, bros, kerudung atau tetek bengek lainnya, kalau TIDAK, maka bukan lebaran namanya. Rasa-rasanya sentimen ini begitu melekat di benak kita, mungkin karena dari kecil kita sudah dididik, dicontohkan hal-hal kebendaan ini. Saya ingin mengatakan, tidak salah dengan barangbarang baru itu, jika darinya muncul kecintaan, muncul kebanggan akan sebuah ke...

Akhir Sebuah Negeri

Saya ngeri sendiri membayangkan tentang berakhirnya sebuah negeri, bukan detik ketika negeri itu berakhir, bukan. Tetapi menuju akhirnya, sakitnya sebuah negeri yang akan mati, itu yang lebih mengerikan untuk dibayangkan. Tiap sore kamu menyaksikan bocah kecil riang berlarian menuju mushola untuk ngaji A Ba Ta, mengeja bahasa Al-Qur’an, dan sekarang hilang. Tiap pekan kamu melihat, juga terlibat, diacara carfree day yang diadakan di jalan protokol kotamu, tapi sekarang tinggal puingpuingnya, orang terlalu takut untuk keluar rumah, meski didalam rumahpun mereka masih saja merasa ketakutan sebenarnya (tidak ada pilihkan). Jika sudah begitu, jangan dengan lancangnya kamu membayangkan bisa jalan-jalan, menikmati hijaunya pegunungan, atau duduk-duduk malas di kedai fried chicken bonafit itu. Rasanya begitu egonya kita, membayangkan indahnya surga, tapi menciptakan neraka didunia, sakitnya lagi itu hanya untuk diri sendiri, orang lain entahlah. Apa tidak terbayang bagi kita, berapa sa...

Prof ODi#1 Edible Insect

Design by Media/Jaringan KSE 2017 Halooo, Assalammualaikum, senang sekali malam ini bisa bertatap chat dengan sarangers semuaa, semoga selalu sehat dan bahagia disana. Moderator: Sevi Ratna Sari 1. Mas Dodik, sebenarnya Edible Insect itu apa sih??? Temen2 pasti dah tau, secara bahasa mungkin dapat diartikan sebagai serangga yang dapat dimakan.Tapi dimensinya sangat luas, dengan inti adalah "Pangan". Dimensinya bisa ke arah bisnis, sosial masyarakat, kesehatan dan gizi, teknologi, konservasi. 2. Wah, luas sekali berarti ya mas...􀄃􀇏Moon cry􏿿  Jadi kalu mau dibuat spesifikasi, serangga pa saja mas yang berpotensi sebagai edible insect? Apakah semua serangga? Dan sebenarnya apa yang membuat serangga itu dapat dikonsumsi oleh manusia? Nah, ini juga yang waktu itu ditanyakan oleh dosen pembimbing skripsi (Drs. Ign. SUdaryadi, M.Kes) waktu awal-awal konsul. Menurut Van Huis et al. (2013) serangga yang dapat dikatakan sebagai edible adalah yang memenuhi kriteria:...

Ada Apa Dengan Bicara?

Kalau ada kata seni , sebagian dari kita mungkin akan langsung terlintas tentang karya-karya Leonardo da Vinci yang fenomenal, atau ada yang membayangkan mengenai pementasan drama kemarin malam, semuanya seni. Tapi teman-teman, ternyata seni itu lebih luas lagi, bahkan saya mau berkata jika setiap orang perlu melakukan dan memang tidak akan lepas dari seni. Mau bukti? coba lihat kamar kostmu itu, bukankan kamu menatanya dengan baik bukan? meskipun ya ukuran baik tiap orang berbeda, minimal kamu menatanya untuk menjalankan fungsinya secara semestinya, sesuai preferensi kamu. Itulah seni, karya kita dalam berbagai bidang yang mengandung estetika dan etika. Dalam komunikasipun, juga ada seninya loh temen-teman. Kita tentu akan memilah bagaimana berkomunikasi dengan dosen, mahasiswa lain, warga, anak-anak, orang tua, bahkan Tuhan. Ada seni di dalamnya, ada estetika dan etika. Mengenai komunikasi barusan dapat materi menarik nih dari Alvin Adam School yang ingin aku bagi, check thi...

Startup Buat Apa?

Baru-baru ini saya cukup banyak membaca artikel mengenai startup. Yang terbaru saya membaca opini menarik dari Putri Izzati di ziliun.com dengan judul 'Bikin Startup Bukan Buat di-Invest' berbicara tentang tujuan sebuah startup berdiri dan dampaknya terhadap startup itu sendiri. Dalam opini tersebut disampaikan jika sebuah startup itu bisa gagal ( dan memang kebanyakan seperti itu) karena banyak faktor. Tapi yg ditekankan penulis adalah Karena gagal pada niat awalnya. Kegagalan karena niatnya untuk dapat invest, untuk keren-kerenan saja dilengkapi faktor lain seperti menajalankan startup tanpa riset dan kesombongan diri sehingga merasa semua bisa dilakukan sendiri. Menanggapi opini yg diaampaikan, di sini saya bisa berkata startup adalah alat. Sebuah tool yg kita manfaatkan untuk memberikan kontribusi dan peran dimasyarakat. Layaknya alat dia memeliki komponen, aturan dan cara kerja, serta arah pengunaan alat itu sendiri. Kali ini saya akan coba berpendapat tentang arah peng...

Peluang Strategis Asosiasi Petani

‘’Semakin dekat pekerjaan itu dekat dengan tanah, semakin kurang berkelaslah pekerjaan itu minke” kata Ibu minke dalam Novel Tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya. Dan tentu kita sepakat jika petani, adalah profesi yang sangat dekat dengan bahan hasil pelapukan batuan dan materi organik ini (tanah). Petani dipandang dari sisi historisnya telah menjadi kemampuan muthakhir dalam perkembangan umat manusia yang awalnya berpindah-pindah dan hanya berburu, lalu berkembang menjadi bercocok tanam, memproduksi sumber makanan melalui pertanian. Sudah barang tentu ini merupakan kelakuan sadar manusia jika alam tidak mampu lagi menghasilkan sesuatu untuk memenuhi kebuuhan populasi manusia yang semakin meningkat, jika tidak melakukan suatu proses produksi. Pada tahun 1980 Robert Maltus mencentuskan ‘Revolusi Hijau’ yang diartikan sebagai peningkatan produksi pertanian semaksimalnya dan menekan pertumbuhan penduduk seminimalnya. Di Indonesia pada khususnya melalui Presiden Soeharto mencanangkan p...

Desain: Seni, Teknik, dan Imajinasi

Desain: seni, teknik, dan imajinasi adalah hal-hal yang tak dapat dipisahkan damal desain, ketiganya membentuk satu kesatuan karya . Setiap orang memiliki cita rasa dan karakter seni yang unik, sehingga dalam melatihnya adalah dengan meningkatkan frekuensi dalam bermain seni, untuk mempertajam karakter yang ada. Jika belum memiliki karakter, dapat dicoba dengan mmelihat berbagai karya yang sudah-sudah, mempraktekan dari berbagai sumber dan mensintesis dengan modifikasi. Dalam hal imajinasi, sering-seringlah bertaubat agar dosa kita diampuni dan tidak menjadi penghalang munculnya imajinasi-imajinasi dan ide kreatif. Selain itu, melihat sekeliling dan karya-karya yang sudah untuk mendapatkan inspirasi. Dan hal yang terakhir adalah teknik. Teknik ini terdiri dari kemampuan diri untuk dapat menggunakan berbagai media. Didunia yang serba digital seperti sekarang desain telah lama bergeser dari hanya menggunakan besi, kertas, atau yang lain sebagai media langsung ke media desain m...